Kamis, 14 Mei 2009

Pesan Bunda Maria di Medjugorje


+++  P R O   E C C L E S I A   E T   P A T R I A !  +++
Subscribe? To: [EMAIL PROTECTED]; body: subscribe paroki e@mail (fullname)
--------------------------------------------------------------------------


Saudara-saudara yang terkasih:

Dalam penampakan-penampakanNya di Medjugorje, Bunda Maria mengirimkan
ribuan pesan-pesan kepada seluruh dunia dan juga berbagai rahasia mengenai
masa depan kepada para visioner (=yang melihat penampakan dan pesan-pesan
Bunda Maria). Dalam salah satu pesanNya, Bunda Maria meminta visioner
Marija Pavlovic untuk mengirimkan pesan penting kepada Bapa Suci Yohannes
Paulus II melalui perantaraan pastor Tomislav Vlasic. Dibawah ini adalah
cuplikan dari surat tersebut yang ditulis pada tahun 1983.
-------
Our Blessed Mother says:
"Excuse me for this, but you must realize that Satan exists. One day he
appeared before the throne of God and asked permission to submit the Church
to a period of trial. God gave him permission to try the Church for one
century. This century is under the power of the devil; but when the secrets
confided to you come to pass, his power will be destroyed. Even now he is
beginning to lose his power and has become aggressive. He is destroying
marriages, creating divisions among priests and is responsible for
obsessions and murder. You must protect yourselves against these things
through fasting and prayer, especially community prayer. Carry blessed
objects with you. Put them in your house, and restore the use of holy water."

Terjemahan bebas:
"Permisi, tetapi kamu harus menyadari bahwa Setan itu benar-benar ada.
Suatu ketika Dia muncul dihadapan Tahta Allah dan meminta ijin untuk
mencobai Gereja selama suatu masa tertentu. Allah memberikan Dia ijin untuk
mencobai Gereja selama satu abad. Abad ini berada dibawah pengaruh kekuatan
Iblis; tetapi ketika rahasia-rahasia (diberikan Bunda Maria kepada para
visioner di Medjugorje) yang diberitakan secara rahasia kepadamu terjadi,
maka kekuatan Setan akan dihancurkan. Bahkan sekarang Dia mulai kehilangan
kekuasaanNya dan telah menjadi agresif. Dia menghancurkan
perkawinan-perkawinan, menciptakan perselisihan diantara para
pastur/gembala Gereja dan bertanggung jawab atas obsesi-obsesi dan
pembunuhan. Kamu harus melindungi dirimu sendiri terhadap hal-hal ini
melalui puasa dan doa, terutama persekutuan doa. Bawalah benda-benda yang
telah diberkati denganmu (salib, rosario, dll). Taruhlah mereka juga di
dalam rumahmu, dan kembalilah gunakan air suci (Air Lourdes, Air
Sendangsono atau air yang sudah diberkati oleh Romo)."
-------

Sesungguhnyalah, sepanjang abad ke-20, berbagai Paus di Roma sudah mendapat
penglihatan yang mengerikan - Apocaliptic - akan masa depan Gereja Katolik.
Paus Leo XIII telah mendapat penglihatan yang mengerikan pada 13 Oktober
1884 mengenai 100 tahun dimana kekuasaan Setan mencapai puncaknya yaitu di
abad ke-20. Paus Leo XIII begitu terguncang hatinya akan kehancuran
nilai-nilai moral maupun agama di dalam maupun di luar Gereja, maka dia
mengarang suatu doa yang diucapkan setiap akhir Misa Kudus di Gereja
Katolik manapun. Doa kepada Malaikat Agung Santo Michael terus dipakai
sampai dihapuskan di Konsili Vatikan II tahun 1960 (sayang sekali!).

Paus Pius XII (1938-1958) yang juga diberi penglihatan mengerikan akan masa
depan Gereja Katolik ini pernah mengatakan kepada seorang asistennya: "Umat
manusia harus mempersiapkan dirinya untuk penderitaan - penderitaan yang
belum pernah terjadi sebelumnya." Bapa Suci bersurat dengan Suster Lucia -
visioner dari penampakan Bunda Maria di Fatima (1917) dan agaknya karena
ini, Bapa Suci meng-konsekrasi seluruh Gereja dan Dunia kepada hati Bunda
Maria pada tahun 1942. Akan tetapi Suster Lucia menginginkan agar Bapa Suci
meng-konsekrasi Russia dengan cara serentak bersama seluruh Uskup-uskup
sedunia seperti yang diminta oleh Bunda Maria di Fatima. Suster Lucia juga
mengatakan bahwa penderitaan manusia di masa depan - seperti yang
diwahyukan di Fatima - dapat dikurangi jika Bapa Suci meng-konsekrasi dunia
kepada Hati Tak Bernoda (Immaculate Heart) dari Bunda Maria, kali ini
dilakukan serentak dengan seluruh Uskup-uskup sedunia. Tapi sayangnya hal
ini tidak dilakukan sampai Bapa Suci meninggal.

Paus Yohannes XXIII yang membuka Konsili Vatikan II mengatakan: "Kami tidak
setuju dengan mereka-mereka yang menubuatkan hari kiamat, yang selalu
meramalkan bencana-bencana di masa depan."

Paus Paulus VI yang melakukan kunjungan singkat ke Fatima, seperti
pendahulunya, tidak pernah mengutuk kesalahan-kesalahan Russia, yang pada
waktu itu menyebarkan pengaruh dan paham komunisme di penjuru dunia. Dalam
suatu pemandangan yang menyedihkan, Suster Lucia menyerahkan hadiah kecil
berupa hasil kerajinan-tangan kepada Bapa Suci - yang mengijinkan dia untuk
naik ke podium. Suster Lucia kemudian memohon berulang-ulang untuk
berbicara secara pribadi kepada Bapa Suci mengenai rahasia Fatima akan
tetapi Sri Paus menjawab:"Dengarlah...ini bukan waktunya". Ketika hadirin
memberikan aplause kepada Suster Lucia, dia berdiri disamping Sri Paus dan
menangis tersedu-sedu, dihadapan kamera televisi.

Paus Yohannes Paulus I (?) keburu meninggal beberapa bulan setelah Ia
ditahbiskan sebagai Bapa Suci yang baru.

Paus Yohannes Paulus II, pada tanggal 13 Mei 1981, sedang ber-audiensi di
lapangan Santo Petrus ketika Ia membungkuk untuk memeluk seorang anak gadis
kecil yang memakai potret kecil Bunda Maria dari Fatima dan pada saat yang
sama Mehmet Ali Agca - pembunuh dari Turki - menembak 2x dari jarak dekat.
Tidak kena! Sekali lagi ia menembak dan mengenai bagian perut Bapa Suci.
Bapa Suci selamat dan menjadi percaya bahwa Bunda Maria-lah yang telah
menyelamatkan nyawanya dari maut. Dia kemudian diberi penglihatan akan masa
depan seperti yang digambarkan oleh nubuat Fatima. Bapa Suci percaya bahwa
satu-satunya cara mencegah perang dunia di masa depan, menyelamatkan dunia
dari atheisme, adalah dengan men-tobatkan Russia - sesuai dengan nubuat
Bunda Maria kepada Suster Lucia di Fatima.
Usaha pembunuhan, dan penglihatan supranatural yang dialami Bapa Suci,
menguatkan peran Bunda Maria terhadap Bapa Suci kita ini. Usaha pembunuhan
ini terjadi pada tanggal dan bulan yang sama dengan ulang tahun penampakan
Bunda Maria di Fatima. Selama ziarahnya di Fatima tahun 1982, Bapa Suci
juga meng-konsekrasi dunia, secara tidak langsung termasuk Russia, kepada
Hati Tak Bernoda Bunda Maria. Sementara itu di Pontevedra, Suster Lucia
kembali mendapatkan penampakan Bunda Maria yang menegaskan kepadanya bahwa:
"Tuhan menginginkan Bapa Suci, bersama-sama dengan segenap Uskup-uskup
sedunia, meng-konsekrasi Russia kepada Hati Tak Bernoda Bunda Maria."
Pada tahun 1984 Bapa Suci bersama segenap Uskup melakukan konsekrasi yang
diminta Suster Lucia dan pada tahun 1989 Suster Lucia - yang pasti sudah
sangat renta saat itu - mengatakan kepada Bapa Suci bahwa Surga
bersuka-cita dan Russia akan di-tobatkan. Hanya beberapa tahun setelah
Konsekrasi oleh Bapa Suci, imperium komunis Uni Sovyet telah runtuh
berkeping-keping!

Biarpun Allah memberi kesempatan kepada Setan untuk mencobai Gereja selama
seratus tahun ini, akan tetapi DIA tidak meninggalkan umatNya tanpa
pembelaan. Maka diutusNya-lah Bunda Maria untuk membangunkan umat Allah
agar bertobat dan kembali kepadaNya. Tanggapan kita terhadap pesan-pesan
dan permintan-permintaanNya (Bunda Maria), akan menentukan jalannya sejarah
di masa depan yang dekat.

Marilah kita menyebarluaskan pesan-pesan Bunda Maria di Fatima, Garabandal,
Medjugorje dan beberapa tempat lainnya. Sementara itu, kita sendiri
melakukan pesan-pesanNya tersebut di rumah dan keluarga kita masing-masing.
Dalam tayangan2 selanjutnya mudah-mudahan saya bisa memberi sedikit
pencerahan tentang pesan-pesanNya itu. Kalau anda bergegas - bagus sekali
:) - anda bisa mengunjungi website resmi penampakan di Medjugorje yaitu:
http://www.medjugorje.org .

Salam damai dalam Kristus,

1 komentar:

  1. Jadi ingin selalu mendaraskan doa Rosario...semoga dunia diampuni.Ya Tuhan, temukanlah mereka yang tersesat dan kembalikanlah mereka ke dalam pangkuanMu, persatukanlah kami agar kami menemukan kebahagiaan abadi di dalam diriMu. Amin

    BalasHapus